PMI Propinsi DKI Jakarta
     

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginisiasi Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN), dengan mengajak semua pihak untuk meluangkan satu hari dalam melakukan pelatihan kesiapsiagaan bencana secara serentak. Tujuannya adalah untuk membudayakan latihan secara terpadu, terencana dan berkesinambungan guna meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan serta kesiapsiagaan bencana menuju Indonesia tangguh bencana.

PMI Provinsi DKI Jakarta turut serta dalam memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana dengan mengadakan simulasi tanggap daruratb bencana banjir DAS Ciliwung di Kelurahan Pengadegan Jakarta Selatan yang didukung oleh BPBD DKI Jakarta dan Palang Merah Amerika (Amcross).

Simulasi yang digelar melibatkan 500 jiwa yang terdiri dari BPBD, Damkar, Satpol PP, Dishub, TNI dan Polri, PPSU, Tagana, Karang Taruna, Ormas, Toko Masyarakat, PMI Kota/Kabupaten se DKI Jakarta, Sibat, KSR dan TSR. 

Simulasi ini merupakan uji coba prosedur Standar Operasional PMI dalam menangani banjir DAS Ciliwung yang selaras dengan Prosedur Standar Operasional Banjir di tingkat kelurahan. dengan adanya SOP yang telah teruji diharapkan PMI dan Kelurahan Pengadegan akan lebih cepat dan tepat berkoordinasi dalam menghadapi banjir akibat luapan sungai Ciliwung

Sekretaris PMI Provinsi DKI Jakarta, Bambang Subekti mengatakan bahwa Jakarta merupakan Ibukota yang besar dan memiliki jumlah penduduk yang padat. oleh karena itu, kita harus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana cara menanggulangi bencana seperti gempa bumi, banjir, kebakaran di lingkunganya.

"Dengan melakukan simulasi ini diharapkan kepada warga sekitar mampu teredukasi dengan baik, sehingga apabila terjadi bencana maka semuanya sudah siap untuk menghadapinya," "Ucap bambang"