PMI Propinsi DKI Jakarta
     

Jakarta (20/6/2017) --Memasuki minggu ketiga dan keempat Ramadhan stok kebutuhan darah pada 2 minggu terakhir Ramadhan berhasil dipenuhi oleh PMI DKI Jakarta.


"Pemenuhan stok darah sampai akhir bulan Ramadhan ini berkat kerja  sama PMI DKI Jakarta dengan TNI dan Polri dengan tetap mendapatkan pasokan donor darah di bulan Puasa,"  kata Kepala Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI DKI Jakarta dr. Salimar Salim, MARS di Markas PMI DKI Jakarta, Jl. Kramat Raya No.47 Jakarta Pusat, Selasa (20/6).

PMI DKI Jakarta selalu berupaya memenuhi kebutuhan darah warga DKI Jakarta selama bulan puasa dan sehabis Lebaran dengan melakukan pendekatan dan kerjasama berbagai instansi dan perusahaan, agar tetap mendapat pasokan donor darah.

Maklum, di bulan puasa umumnya para pendonor darah berkurang karena kondisi puasa. Meskipun donor darah di saat puasa sebenarnya tetap sehat. Juga tidak membatalkan puasa bagi pendonor yang sedang berpuasa, sebagaimana Fatwa MUI DKI Jakarta 24 Juli 2000. Bahkan pendonor mendapat keutamaan ibadah karena berbagi membantu meringankan orang lain yang sedang sakit.

Untuk itu donor darah dari para anggota TNI dan Polri diutamakan untuk memenuhi stok kebutuhan darah pada minggu 3 dan 4 puasa. 

"Darah yang kami peroleh pada saat sebelum bulan puasa sebagai stok yang digunakan pada minggu pertama dan kedua puasa sehingga kami bisa  memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar dr. Salimar.

Sementara itu persediaan darah di PMI DKI Jakarta untuk golongan darah  O dan B selama ini cukup. 

Sedangkan golongan darah AB dan A sering menipis persediaannya. 

Berdasarkan data UTD PMI DKI Jakarta permintaan darah selama bulan puasa sama dengan bulan-bulan biasa. Namun biasanya ada saat peningkatan permintaan darah, terutama pada 2 minggu setelah lebaran. Hal ini bisa  diatasi dengan sudah mulai beroperasinya Mobil Unit Donor Darah yang melakukan jemput bola melakukan layanan bagi pendonor darah di instansi-instansi dan perusahaan. 

"Ada upaya juga untuk memenuhi kekurangan pasokan darah adalah dengan meminta Rumah Sakit menyiapkan donor dari keluarga pasien," kata dr. Salimar.

Untuk bisa memenuhi kebutuhan  darah di masyarakat  terutama setelah Lebaran dr. Salimar Salim menghimbau kepada warga DKI Jakarta dan Donor Darah Sukarela yang tidak melakukan mudik ke kampung halaman agar dapat kembali melakukan donor darah seperti biasa.**