PMI Propinsi DKI Jakarta
     
SERANG - Dalam rangka memaksimalkan pelayanan kepalangmerahan dan penanggulangan bencana di daerah perbatasan, Palang Merah Indonesia (PMI) Banten melakukan penandatanganan kerja sama dengan PMI DKI Jakarta dan PMI Jawa Barat. Penandatanganan kerja sama tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus PMI Banten masa bakti 2017-2022 di Pendopo Gubernur Banten, Rabu (21/2/2017). 
 
 
Hadir langsung meneken kerja sama, Ketua PMI Banten Ratu Tatu Chasanah, Ketua PMI DKI Jakarta Muhammad Ali Reza, dan Ketua PMI Jawa Barat Irjen Pol. Purn. Drs. H. Adang Rochjana. Penandatanganan kerja sama itu pun diapresiasi Ketua Harian Palang Merah Indonesia (PMI) Ginandjar Kartasasmita.
 
Menurutnya, kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) PMI tiga provinsi baru pertama dilakukan di Indonesia. "Bencana tidak dibatasi tapal batas pemerintahan, sehingga penanggulangannya harus berjalan dengan baik. Semoga bisa dicontoh atau jadi teladan bagi pengurus provinsi lain," kata Ginandjar saat memberikan sambutan.
 
Ia juga memuji penandatanganan kerja sama antara PMI Banten dengan Polda Banten, Dinkes Banten, Dindikbud Banten, dan BPBD Banten. Menurutnya, kerja sama tersebut sudah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. "Amanat undang-undang adalah sinergi atau kerja sama antara PMI dengan Pemerintah. Jadi undang-undang kepalangmerahan sudah berjalan di Provinsi Banten. Tentu ini sangat kami apresiasi," ujarnya. 
 
Ketua PMI Banten Ratu Tatu Chasanah menyatakan, kerja sama antara PMI Banten dengan PMI DKI Jakarta dan PMI Jawa Barat merupakan upaya peningkatan kerja-kerja kemanusiaan. "Jika terjadi bencana di daerah perbatasan, PMI tiga provinsi akan bekerja sama dengan sangat maksimal. Karena kerja-kerja kemanusiaan tidak mengenal administrasi pemerintahan. Kami juga berterima terhadap Pemprov Banten yang membantu kami, termasuk pada proses pelantikan pengurus PMI Banten," ujarnya .(*)
[21/2 19.16] Embay Banten: SIARAN PERS
 
Pengurus PMI Banten Masa Bakti 2017-2022 Dilantik
 
SERANG - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten masa bakti 2017-2022 resmi dilantik oleh Ketua Harian PMI Ginandjar Kartasasmita di Pendopo Gubernur Banten, Rabu (21/2/2018). Setelah dilantik, seluruh pengurus diminta langsung bekerja untuk kemanusiaan serta bersinergi dengan pemerintah daerah. 
 
Selain pelantikan, PMI Banten juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, dan Polda Banten. Selain itu, juga penandatanganan dengan dua media massa yakni RRI Banten dan harian umum Kabar Banten.
 
Sebagai bagian dari sinergi penanggulangan bencana dan pelayanan kepalangmerahan di daerah perbataaan, PMI Banten juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan PMI DKI Jakarta dan PMI Jawa Barat. Kerja sama ini pertama kali dilakukan oleh tiga PMI provinsi di Indonesia serta diapresiasi oleh PMI pusat. 
 
Hadir pula pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua PMI pusat Sasongko Tedjo, Sekda Pemprov Banten Ranta Soeharta, dan Wakil Ketua DPRD Banten Adde Rosi Khoerunnisa. 
 
Ketua Harian PMI Ginandjar Kartasasmita mengapresiasi komposisi kepengurusan PMI Banten yang diisi oleh orang-orang dari berbagai latarbelakang, mulai dari rektor, dosen, pejabat daerah, hingga anggota Dewan. "Apalagi Ibu Tatu sudah periode ketiga memimpin PMI Banten dan sudah sangat sukses. Saya berharap ibu terus memimpin, selagi masih kuat. Apalagi ibu juga sebagai kepala daerah tentu punya jiwa pengabdian untuk kemanusiaan," ujar Ginandjar saat memberikan sambutan.
 
Ia menilai, selama 73 tahun PMI berdiri dan berjalan baik di Indonesia, baru tahun ini memiliki Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalanhmerahan. "Sangat jelas undang-undang ini mengatur tentang kerja sama antara pemerintah dan PMI. Tanggungjawab pemerintah kepada PMI bgitu besar mengingat 90 persen kebutuhan darah dikelola oleh PMI," ujarnya seraya mengapresiasi penandatangan kerja sama tiga PMI provinsi dalam hal penanggulangan bencana di daerah perbatasan.
 
Ketua PMI Banten Ratu Tatu Chasanah menyatakan terima kasih kepada pengurus PMI Banten yang lama, dan meminta pengurus yang baru bekerja dengan baik. "Mari terus melaksanakan program-program pelayanan kepalahmerahan dan kemanusiaan," ujarnya.
 
Sekda Pemprov Banten yang mewakili Gubernur Banten Wahidin Halim mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus PMI Banten. Pada kesempatan sambutannya, Ranta menyatakan bahwa Pemprov Banten siap memberikan bantuan maksimal untuk PMI Banten. "Saya percaya pengurus yang baru mempunyai jiwa sosial untuk melaksanakan kerja-kerja kemanusiaan," ujarnya.(*)