PMI Propinsi DKI Jakarta
     

Unit Transfusi Darah PMI Provinsi DKI Jakarta menerima Sertifikat Cara Pembuatan Obat yag Baik (CPOB) dari Badan POM. Sertifikat diserahkan oleh Badan POM kepada Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Ali Reza di gedung PMI Provinsi DKI Jakarta, disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. R. Koesmedi Priharto, SpOT, M.Kes, Selasa (22/5/2018).

Sertifikat CPOB dari Badan POM tersebut secara resmi diserahkan kepada UTD PMI DKI Jakarta tersebut pada hari ini, yang telah diperoleh sejak Desember 2017.

Pada hari ini juga dilakukan peresmian Laboratorium Pengolahan Darah Unit Transfusi Darah PMI DKI Jakarta oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. R. Koesmedi Priharto, SpOT, M.Kes.

Unit Transfusi Darah PMI Provinsi DKI Jakarta sejak tahun 2009 telah mendapat ISO 9001 : 2008, dan akan menyusul ISO 9001 : 2015, karena dari awal kami sudah memikirkan mutu dan keamanan darah,” kata Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Ali Reza.

“Itu adalah tekad kami untuk mempertahankan mutu dan keamanan darah, sehingga dalam mengolah dan memproses darah dari para pendonor darah sukarela terus dilakukan upaya peningkatan kualitas,” jelas Muhammad Ali Reza.

Unit Transfusi Darah PMI DKI Jakarta telah melakukan berbagai upaya untuk dapat mencukupi kebutuhan darah yang diperlukan oleh masyarakat.

Dan dari segi teknologi, UTD PMI DKI Jakarta juga terus mengupayakan untuk mengurangi ”human error” dalam memproses darah agar menjadi darah yang aman.  Yaitu dengan melengkapi alat-alat pengolahan darah dengan alat-alat yang bermutu Internasional, seperti automatic machine untuk alat-alat Laboratorium yang menguji saring 4 penyakit yang menular lewat transfusi darah, yaitu Hepatitis B, Hepatis C, Sipilis, dan HIV/Aids, dengan menggunakan metodologi NAT yang mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sementara itu, Kepala Unit Transfusi Darah PMI DKI Jakarta, dr. Salimar Salim, MARS menyatakan, dengan telah diperolehnya Sertifikat CPOB tersebut, maka  diharapkan pengolahan darah akan dapat memenuhi standar CPOB sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan.

“Dengan diperolehnya Sertifkkat CPOB, diharapkan proses pengolahan darah dapat lebih baik lagi sesui dengan standar CPOB,” tutur dr. Salimar Salim, MARS.

dr. Salimar Salim, MARS juga menjelaskan, UTD PMI DKI Jakarta akan berusaha untuk dapat meningkatkan pelayanan permintaan kebutuhan darah untuk Rumah Sakit di wilayah DKI Jakarta.

Kebutuhan darah di DKI Jakarta mencapai  800 – 1000 kantong per hari. Dan untuk memenuhi kebutuhan darah di DKI Jakarta, UTD PMI Provinsi DKI Jakarta telah melakukan usaha dari berbagai aspek, baik dari segi pelayanan dan kualitas maupun kuantitas darah.

 

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi :

dr. Salimar Salim, MARS – Kepala Unit Transfusi Darah PMI DKI Jakarta, HP. 08129533090